Haii ketemu lagi..hehehe..
lagi rajin ngepost ni :p
post kali ini tentang DIY tas dari kain songket.
jadi ceritanya gini, ada 1 temen ku dari gank GMS mau nikah...yippiee.. nunggu ponakan baru lagi nih :p
nah 1 gank itu kami jumlahnya ber 11 *kayak mw maen bola aja ya ..hehe rame boo

Seperti biasanya aku suka tutorial pake gambar..biar tambah gampang g banyak ngomong dan sudah bisa dejelasin  lewat gambar.

bahan & alat :
  1. kain songket
  2. kain kartil
  3. gunting
  4. busa ati
  5. penggaris
  6. pena
  7. kertas


Caranya :
1. Kita siapkan alatnya dulu
2. Gunting kertas. Kertasnya ini digunain untuk membentuk pola tasnya..Aku mw bikin tasnya bentuk lope-lope gitu..hehe



3.Setelah polanya dipentuk dikertas, sekarang kita bentuk polanya di busa ati. Busa atinya aku gunain untuk daleman tasnya, jadi biar tasnya agak ngebentuk soalnya kan klu kain bisa penyok-penyok ntar.
4.Gunting busa atinya ngebentuk pola yg kita mw. taraa jadi dah tu pola bentuk love 2 lembar (depan-belakang) 


5. Jangan lupa juga buat sambungan pola depan sama belakang maksudnya bagian tengahnya. Aku potong lurus persegi panjang gitu.
6. This time, ayok kita mulai bikin pola nya dikain songket. Guntingnya hati-hati y.. Kalu bisa sisain dikit kain sekitar 1 cm lah buat tempat jaitnya pas ntar disambung.


7. Jait pola bentuk love sama bagian tengahnya (yg panjang) ampe ngikutin pola lovenya. Gambar yg no.7 ini bagian dalamnya. Kalian bisa liat ada sisa" kain didalamnya.
8. Yang No. 8 ini bagian depannya.. bentuknya love banget kan..G sabar deh nunggu jadinya :p


9. Ini gambar keduan sisinya udah dijait 
10. Tapi bagain dalam nya belum dijait, masih harus dirapiin



10. Kemudian kita potong kainnya untuk membuat tali tasnya.
11. Bentuk tali tas yg udah jadi n udah dijait kayak gini ni.


13. Gambar no.13 ini talinya udah di pasang dua-duanya.
14. Ini gambar lapisan dalam tas yang udah dijait.


Taraa..Hasil akhirnya seperti ini. bagus g ??
bagus la y :p
hehehe

Baca Judulnya aja udah ngeri y. Pasti banyak yg bertanya-tanya emang apa aja sih bahan berbahaya pada kosmetik & skincare kita. Bukannya produk aku udah ada BPOM nya. Artinya aman donk..y kan? eits tunggu dulu..mesti baca ini dulu y.. Emang sih mungkin "mereka" a.k.a produsen bikinnya dalam batas normal tp kalau kita pake lama-lama kan kasian juga sama kulit & ginjal kita. Semoga kita jadi mulai sadar sama ingre skincare & kosmetik yg kita pake biar lama-lama g jadi racun buat tubuh kita.. *termasuk aku
Ini aku ambil dari blognya green mommy. Karena aku sebenarnya bukan ahli dalam bidang ini & takut salah juga kalo nulis ntar jadi beda persepsi jadi aku copy paste aja di blognya mom deasi. Aku juga udah permisi ko sama beliau..hehehe Ini cuman sekedar share aja biar ladies sekalian bisa tau ingre kosmetik n skincare kita.

Ok check this out..

Apakah Anda tahu kalau lebih berbahaya mengoleskan produk yang mengandung bahan berbahaya ke kulit ketimbang jika termakan/tertelan? Awalnya saya juga kaget kok bisa seperti itu ya? Pada kenyataannya, bahan-bahan berbahaya pada produk Anda, bisa mengakibatkan berbagai efek negatif, mulai dari kulit kita yang terasa seperti dilapisi plastik, tidak bisa bernapas dengan lega, iritasi ringan hingga berbagai macam penyakit kulit. Racun dan toxin ini langsung terserap oleh kulit dan masuk ketubuh kita, masuk ke aliran darah dan tersimpan di sel-sel diseluruh tubuh kita. Akibatnya, bisa menyebabkan berbagai macam efek negatif mulai dari DNA yang berubah, kemungkinan menjadi kanker, menyebabkan kemandulan, kerusakan sistem syaraf dan berbagai masalah kesehatan lainnya plusnya lagi banyak dari bahan tersebut belum diketahui dengan jelas efek sampingnya.

Kulit kita sebenarnya berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai macam hal, mulai dari polusi hingga kecipratan minyak panas ^_^ tapi, kulit juga bisa menyerap semua hal yang ada diatasnya. Yang lebih menakutkan lagi, ternyata Bahan Kimia yang keras/berbahaya jika terkena kulit yang sensitif atau kulit yang tipis, bisa menyebabkan berbagai macam reaksi mulai dari alergi hingga masuk dan membanjiri aliran darah Anda (sumber bloodstream.” Source: cnn.com/health)

Daftar ini saya kumpulkan dari berbagai sumber diantaranya; Material Safety Data Sheets, CosmeticsDataBase.com, Cosmeticsinfo.org, Pesticideinfo.org. dll

Kesemua Produk Ecocare & Ecosmetics BEBAS dari semua bahan berbahaya maupun bahan yang tercantum di daftar ini.

Sangat saya sadari bahwa perubahan itu butuh waktu. Kecuali ada sesuatu yang terjadi seketika yang membuat Anda langsung berubah, seperti sesuatu yang mengancam keselamatan nyawa. Anda tidak perlu 100% langsung berubah menggunakan produk alami. Tetapi paling tidak, Anda membuat pilihan-pilihan yang penting terlebih dahulu, mana-mana yang harus dirubah. Bisa Anda bayangkan, jika Anda hari ini langsung membuang semua produk perawatan tubuh dan kecantikan yang ada bahan berbahayanya dan diganti dengan produk alami, berapa Rupiah yang harus Anda keluarkan? tentu tidak sedikit!. Pasti ada produk yang meski Anda tahu tidak baik, tetapi sudah mendarah daging bagi Anda, yang Anda tidak bisa hidup tanpanya ^_^ benar kan? Mungkin parfum favorit? atau Body Lotion yang baunya bikin Anda merasa rileks? hal itu bisa apa saja. Kuncinya adalah Anda harus terus mengadakan perubahan dari hari ke hari dan terus belajar untuk menjadi yang lebih baik (tetapi jangan bikin langkah yang terlalu kecil, sama saja bohong ya ^_^ alias nggak ada efeknya).

Alkyloamides- Pengental, emolien dan pengemulsi pada lotion, cream, dll
  • 1. DEA – diethanolamides
2. MEA – monoethanolamides
3. TEA – triethanolamides
4. MIPA – monoisopropanolamides
5. PEG or ethoxylated alkyloamides
Tidak termasuk toxic, tetapi bisa terkontaminasi dengan nitrosamines. ‘ Nitrosamines dianggap bisa menyebabkan kanker. Bahan kimia lainnya yang bisa terkontaminasi oleh nitrosamine: Cocoyl Sarcosine, 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol, Imidazolidinyl Urea, Hydrolysed Animal Protein, Lauryl Sarcosine, Quaternium-7, 15, 31, 60, etc, Sodium Lauryl Sulfate, Ammonium Lauryl Sulfate, Sodium Laureth Sulfate, Ammonium Laureth Sulfate and Sodium Methyl Cocoyl Taurate.’* 
  • Aluminum – Bahan dari Metallic yang biasanya digunakan pada produk antiperspirants dan antiseptic. Beberapa ilmuwan telah menemukan hubungan antara aluminum dan kanker payurada. Jika digunakan pada antiperspirants bisa mengakibatkan tersumbatnya pori-pori kulit. Akibatnya, kulit tidak bisa mengeluarkan racun secara alami dan bahan berbahaya akan tersimpan ke sel lemak terdekat seperti payudara bahkan otak kita. Bahan ini bahkan juga diketemukan ada hubungannya dengan penyakit Alzheimers. Untuk amannya, jika Anda membutuhkan deodorant, pilih yang aluminum free, paraben free. Untuk lotion, biasanya aluminum dicantumkan dengan nama Magnesium Aluminum Silicate atau nama lainnya. Aluminum dan turunannya, juga berbahaya untuk jaringan syaraf otak manusia. 
  • Alcohol – Asalnya dari fermentasi gula dari tanaman alami, tetapi untuk penggunaan di kulit mengakibatkan berbagai efek negatif, seperti mengikis lapisan minyak alami kulit, membuka lapisan Acid Mantle (lapisan asam kulit) dan menyebabkan kulit kita lebih rentan terkena bakteri, jamur, virus, zat karsinogenik/carcinogen (penyebab kanker), juga toxin-racun dari lingkungan. Alcohol juga membuat kulit menjadi lebih kering. Selain alcohol alami, alcohol juga terbuat dari propylene atau turunan minyak bumi, yang satu ini bahkan bisa menyebabkan munculnya bintik-bintik coklat dikulit dan tanda-tanda penuaan dini.
  • Aminomethyl Propanol – sebagai pengatur PH pada produk. dikategorikan sedikit berbahaya. 
  • Animal Testing and Products – Yang satu ini saya tidak bisa bertoleransi. Sangat kejam jika mengujicobakan produk pada hewan! Produk yang berasal dari hewan juga seringkali caranya adalah dengan membunuh mereka!! (jangan disamakan dengan Anda makan Ayam, Kambing, Sapi, Ikan)! 
  • Glycerine – Terdapat 2 jenis, yang dari tanaman dan dari hewan, bisa juga alami dan bisa gliserin sintetis. Gliserin alami bisa juga berasal dari proses pembuatan sabun, seperti disabun Ecocare. Selalu pastikan gliserin diproduk Anda adalah yang dari tanaman. Karena gliserin yang berasal dari hewan atau sintetis bisa menyebabkan berbagai macam efek samping seperti iritasi. Collagen yang terkandung dalam gliserin yang berasal dari hewan bisa menyebabkan kulit susah bernafas dan meregenerasi sel secara alami. Gliserin dari hewan juga memiliki hormon dari ternak yang biasanya penuh dengan suntikan hormon pertumbuhan, antibiotik dll, yang akhirnya akan kita serap juga lewat gliserin dari hewan yang terkandung pada produk. 
  • Cholesterol juga adalah produk dari hewan. Bahan satu ini sulit untuk dimasuk ketubuh, jika sudah masuk ketubuh, kolesterol akan menyumbat arteri. Anda pasti sudah tahu banyak tentang kolesterol.


  • Gelatin – produk dari hewan, yang bisa menimbulkan alergi pada manusia. berasal dari bagian mana-mana saja dari hewan dan dari hewan apa saja. Gelatin adalah protein yang ada di connective tissue pada hewan
  • Borax (Na2B4O7) – Ada yang mengkategorikan Borax aman untuk digunakan pada produk perawatan tubuh, kosmetik bahkan pada makanan sebagai pengawet alami (karena borax memang dari mineral bumi yang terbuat dari boron, sodium, udara dan air), tetapi belum tentu semua mineral itu aman. Misalnya minyak bumi, mineral juga kan? alami kan? tapi apa aman untuk dikonsumsi oleh manusia? kenyataannya malah menyebabkan berbagai macam efek negatif termasuk menjadi penyebab kanker. Pemakaian borax pada produk perawatan tubuh, kecantikan, bisa menyebabkan kulit teriritasi. Diketemukan hubungan antara Borax dan kanker, masalah ginjal, kemandulan, dan cacat lahir. Borax hanya saya sarankan aman sebagai produk pembersih dan pestisida alami. Karena lebih ramah lingkungan dari bahan pembersih dan pestisida sintetis lainnya. 

Sinonim Borax
Sodium borate decahydrate, 
Sodium tetraborate decahydrate, 
Sodium biborate, 
Sodium pyroborate. 
  • Butylated hydroxianisole (BHA)/Butylated hydroxytoluene (BHT)- ” adalah antioxidan sintetis, diketemukan menjadi penyebab kanker pada manusia, juga menyebabkan hyperactifitiy dan gangguan pada perilaku anak. Selain itu bisa menyebabkan alergi kulit dan mengiritasi mata. http://www.earthtobody.ca
  • Ceteareths – Berpotensi terkontaminasi oleh zat penyebab kanker. 
  • Color/Pewarna sintetis – FD&C Blue 1 and FD&C Green 3 (termasuk kategori karsinogenik), FD&C Red 33, FD&C Yellow 5, FC&C Yellow 6 (menyebabkan kanker). Pewarna dari Crayon mengandung toxin, Pewarna makanan mengandung paraben sebagai pengawet.
  • Disodium EDTA – termasuk toxin cytotoxic dan genotoxic, tetapi bukan karcinogenik.
  • Distearyldimonium Chloride- Berbahaya untuk lingkungan, juga pada manusia, terutama mata, kulit, paru-paru. 
  • Essential oil -Pemakaian Essential Oil tertentu harus diperhatikan, terutama pada ibu hamil dan anak-anak 
  • Ethylene/Acrylic Acid Copolymer- Berbahaya pada manusia, termasuk karsinogenik, menyebabkan masalah pada alat reproduksi, perkembangan tubuh, jaringan saraf. 
  •  Farnesol – menyebabkan iritasi kulit.
  • Fragrance (parfum/pengharum)- “Phthalates, terbukti menyebabkan cacat lahir, masalah reproduksi, mengiritasi kulit, sakit kepala, pusing, mual, masalah pernafasan. Pilihan pengharus paling baik adalah yang berasal dari essential oil dan rempah-rempah alami. Banyak laporan kesehatan yang ada kaitannya dengan parfum bisa Anda baca diwww.health-report.co.uk 
  • Glyceryl Oleate- berbahaya pada manusia, mengandung karsinogenik, penyebab masalah reproduktif, neurotoxic, termasuk berbahaya bagi lingkungan (terutama air). 
  • Glycols – Propylene glycol ada yang mengkategorikan aman, ada yang tidak aman. Yang pasti kami tidak memakainya. Berbagai jenis Glycols diantaranya: propylene glycol; glycerin;ethylene glycol;carbitol; diethylene glycol. Beberapa jenis glycol menyebabkan masalah reproduksi, cacat lahir, kerusakan ginjal, kelainan pada liver. Hindari glycol yang mengandung methyl diantaranya : EGPE, EGME, EGEE, DEGBE, PGME, DPGME. 
  • Lanolin – bahan satu ini sebenarnya alami, karena berasal dari hewan domba. Tetapi kimia yang digunakan untuk menghasilkan dan memproses lanolin ada yang berbahaya ada yang tidak, untuk lanolin, sebaiknya sama seperti glyserin, pastikan dari ternak organik atau diproses secara tradisional. 
  • Laureths- hampir selalu mengandung karsinogenik. nama lainnya 1,4-dioxane and ethylene oxide.
  • Methylisothiazolinone dan Methylchloroisothiazolinone – digunakan sebagai antimicroba yang menyebabkan iritasi pada kulit. Juga berpotensi membahayakan kerusakan jaringan otak pada manusia
  • Natural Preservatives (pengawet alami) – harus digunakan dengan komposisi/jumlah yang tepat, karena bisa mengiritasi kulit. 
  • Nuts Oil (minyak dari kacang) hati-hati untuk yang alergi dengan kacang-kacangan, terutama tidak untuk bayi. 
  • Oxybenzone- Biasanya terdapat pada produk sunscreen. termasuk photo carcinogen. 
  • Petro-products (turunan minyak bumi)-”seperti mineral oil, petrolatum and ceresin (wax) (bVaseline, petroleum jelly, or paraffin jelly). Semua berasal dari turunan minyak bumi (sumber yang tidak bisa diperbaharui). Efek sampingnya menutupi pori-pori kulit, penuaan dini, dll. 
  • Polyacrylamide – Bahan satu ini termasuk sangat berbahaya, mungkin termasuk karsinogenik, mengiritasi kulit dan sistem pernapasan. Membahayana lingkungan termasuk udara, air dan tanah. Membahayakan hewan darat dan air. 
  • Polyethylene- (PEG) – termasuk turunan minyak bumi, menyebabkan penuaan dini. 
  • Preservatives (pengawet) – “Parabens termasuk (methylparaben, ethylparaben, propylparaben, butylparaben, isobutylparaben, isopropylparaben, and benzylparaben). Menyebabkan iritasi kulit dan diklasifikasikan sebagai kimia berbahaya. Sampai saat ini masih banyak perdebatan tentang hubungan paraben terhadap kanker payudara. Paraben termasuk estrogen lemah. Tetapi seperti Anda tahu, terlalu banyak zat estrogen terutama pada wanita menyebabkan kanker, masalah pertumbuhan dan puber dini (pada laki-laki, menjadi lebih feminin dan muncul payudara yg lebih besar dari laki-laki normal). 
  • Iodopropynyl Butylcarbamate- berbahaya terhadap proses reproduksi, perkembangan fetus, neurotoxic, liver, pencernaan,. Sebaiknya bahan formaldehyde selalu dihindari (termasuk carcinogenic oleh EPA). bahan yang mengandung formaldehyde: bronopol (2-brono-2-nitropropane-1,3-diol);diazolidinyl urea;DMDM hydantion;imidazolidinyl urea;quaternium 15.” Pengawet berbahaya lainnya adalah Sodium Hydroxymethylglycinate Imidazolidinyl urea and DM hydantoine (Germall Plus, Germall II and Germal 115) Glucono Delta-Lactone, Sodium Benzoate and Calcium Gluconate. ” Beberapa dari pengawet diatas adalah hasil modifikasi dari produk alami, yang efek sampingnya mulai dari yang hanya mengiritasi hingga karsinogenik. 
  • Phenoxyethanol ada hubungannya dengan kanker, kerusakan organ, sistem saraf, dll. Bahan ini juga termasuk dalam pengawet Opthiphen Plus yang dikategorikan aman. 
  • Saccharomyces/Zinc Ferment and Saccharomyces/Magnesium Ferment – masih diperdebatkan efek terhadap penuaan dini dan iritasi kulit 
  • Silicone derived emollients – “mengiritasi kulit, diduga sebagai penyebab tumor, terakumulasi pada liver. Tidak baik untuk lingkungan “non-biodegradable” Nama lain yang bisa Anda temukan diantaranya: Dimethicone, Dimethicone Copolyol, Dimethiconol, Cyclomethicone, dll. 
  • Sodium Hydroxide – “biasanya digunakan sebagai alkali, pembersih, pasta gigi, cream. Menyebabkan kerusakan paru-paru, meningkatkan resiko terkena kanker tenggorokan. 
  • Benzophenones (benzophenone-3, homosalate, dan octy-methoxycinnamate (octinoxate) termasuk estrogenic. Biasa diketemukan di produk sunscreen/lotion/balm yg mengandung SPF. 
  • Padimate-O and Parsol 1789 merupakan zat kimia yang berpotensi mengubah dan merusak DNA ketika terpapar matahari. 
  • Talc – Biasanya umum digunakan pada bedak bayi, deodoran dan produk antiperspirant. Penggunaan jangka panjang bisa mengakitabkan berbagai macam dampak negatif. Talc dikategorika sebagai karsinogenik (karena biasanya mengandung asbestos). Meskipun talk bukan asbestos, tapi mineral ini diambil dari tempat yang sama dengan mineral asbestos. Partikel talc juga diketemukan pada pasient tumur wanita yang menggunakan talc dalam jangka panjang. 
  • Triethanolamine – mengiritasi kulit, mata, saluran pernapasan, mengakibatkan asma, ada hubungan dengan karsinogenik, dll.



Masih ada ratusan bahan yang belum saya tuangkan disini. InshaAllah sedang kami buat Green Mommy Handbook untuk Anda wanita Indonesia (jangan lupa segera jadi member Green Mommy Network ya, biar bisa dapat Handbook gratisnya ^_^)

Semoga tulisan ini bermanfaat, seiring waktu akan saya lengkapi agar menjadi lebih bermanfaat. Tujuan saya menulis adalah untuk melindungi diri kita terutama anak cucu kita. Semua bahan-bahan diatas adalah penemuan modern tidak seperti rempah-rempah, tanaman yang digunakan oleh nenek moyang kita yang khasiat dan keamanannya sudah terbukti ribuan tahun. Kita tidak tahu dengan pasti apa yang akan terjadi puluhan tahun dari sekarang akibat penggunaan bahan-bahan diatas. Tetapi teknologi modern juga memberikan kita alat untuk meneliti efek samping meski akan memakan waktu lama. Akhirnya semua pilihan kembali kepada Anda. Jadilah konsumen yang pintar dan bijaksana.

Lots of Love for my dearest female friends
Deasi


Buru-buru deh liat ingre dari kosmetik & skincare mu mana tau ada salah satu ingre yg dangerous..hehe 
Loh kok ada, aduh aku kan baru beli, ini kan harganya mahal, ini kan my HG beauty.. banyak banget y alasannya :p Semua keputusan ada ditanganmu ladies. Kalo mw di abisin dulu karena sayang y monggo (tp saranku jangan di repurchase ya), kalo mw dipake terus"an ya monggo. G ada yg larang aku cuman bantu share aja. Kalo ada yg mw pindah ke lain hati bisa nih ngelirik produk yg natural. Di indonesia udah ada loh produsen yang bikin kosmetik & skincare dari bahan yang bener" natural. 

Semoga bermanfaat y .. bye bye :l:




Sebagai wanita yang senang memperhatikan penampilan, kita sering bingung memilih warna rambut, lipstik, blush on, yang cocok dengan warna kulit kita. Selama ini mungkin kamu hanya mempertimbangkan tingkat warna kulit (skintone) kamu ketika memilih make up. Tapi sebenarnya kita memiliki rona warna asli (undertone) yang tidak akan berubah walaupun skintone kita mengalami perubahan akibat terpapar sinar matahari ataupun penggunaan pencerah wajah dll.

Apa itu undertone??
Undertone adalah lapisan warna di bawah kulit yg memancarkan rona pada permukaan kulit. Warna kulit kita bisa berubah karena banyak hal, tetapi undertone tidak akan pernah berubah.

Undertone secara umum di bagi menjadi 3 : Cool/pink, Warm/yellow, Netral
                                                

Dengan memahami undertone, kita bisa mengetahui warna-warna yang dapat mengimbangi skintone kita, hasilnya adalah penampilan yang segar,cerah  dan lebih cantik tentunya. Karena jika kita memilih warna yang salah, wajah kita akan terlihat kusam dan lelah.

Banyak yang menyangka apabila ia memiliki kulit yang gelap, maka undertonenya adalah warm dan hanya cocok dengan warna-warna tanah atau sebaliknya. Padahal kenyataannya tidak selalu begitu.

Bagaimanakah cara mengetahui undertone kita?
  1. Lihat pergelangan tangan bagian dalam (pastikan dalam cahaya natural yg terang) perhatikan warna pembuluh darah kamu, jika warnanya cenderung kehijauan maka untertone kamu itu kuning atau warm, jika cenderung kebiruan atau agak ungu maka undertone kamu pink atau cool, jika tidak ada kecenderungan warna, maka undertone kamu netral.
  2. Jewellery method, gunakan perhiasan berwarna emas dan silver, jika lebih cocok menggunakan emas, undertone kamu adalah warm. Jika lebih cocok menggunakani warna silver, maka undertone kamu adalah cool. Jika cocok keduanya, maka undertone nya netral.
  3. Masih bingung juga?? kamu bisa gunakan nail polish berwarna hijau di satu tangan dan biru di tangan lainnya. Ketika tangan kamu dalam posisi menggenggam, kamu bisa gunakan warna nail polish tersebut sebagai pembanding.


Apabila udah tw skintonemu, kamu bisa juga jadiin skintone ini buat milih spf minimum yang harus kamu pake. Ini aku dapat gambarnya dari mbah google